Skip to main content

Protocol HTTP, (Header, Content, Header Mapping)

Protocol HTTP, Header, Content, Header Mapping, http protocol, contents, hypertext transfer protocol, http


Protocol HTTP

Setiap permintaan HTTP mempunyai dua bagian, yaitu header dan content. Header untuk permintaan dan header untuk pelayanan berbeda. HTTP server hanya merespon apabila ada permintaan. Permintaan HTTP diberikan melalui URL, juga metode HTTP yang digunakan.

Header pembuka HTTP, terdiri dari tiga bagian. Metode, URL, dan versi HTTP. Method bisa berisi GET, POST, PUT, HEAD. URL bisa berisi alamat sumber daya yang diminta, dan versi  mengindikasikan versi protocol HTTP.

HTTP server melakukan respon yang berbeda-beda seiring dengan perbedaan metode, url atau versi.
Metode GET, digunakan untuk mengambil data. Sedangkan metode POST, digunakan untuk memasang data. Metode PUT, digunakan untuk menaruh data, dan metode HEAD digunakan untuk meminta informasi. Berbeda dengan header pembuka permintaan, header pembuka respon bentuknya seperti ini.

Setelah header pembuka, akan ada lagi header-header lainya. Header ini berbentuk mapping, seperti kamus, dengan nama dan niainya. Header berbentuk mapping ini jumlahnya lebih banyak. Tidak mengikuti pola tertentu, dan diakhiri dengan baris kosong.
Header Mapping
Header Mapping
Gambar di atas merupakan struktur dari header mapping dari sisi permintaan. Isinya tidak terbatas, bahkan kita bisa menambahkan header sesuai dengan kebutuhan kita.

Fomat dari header mapping, mempunyai format <nama_mapping> : <nilai_mapping>, seperti Connection: Keep-Alive
Format Header
Format Header
Tipikal header respon dari server. Sama, dia juga tidak terbatas dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Contohnya, apabila di web server ada sebuah file dengan nama index.html¸maka cara untuk mendapatkan file tersebut. Pengguna harus mengirimkan kepada web server permintaan yang berbentuk seperti ini.
Dengan mengirimkan permintaan seperti di atas, maka server akan merespon dengan bentuk seperti ini.
Setelah header mapping terakhir, ada satu baris kosong. Di bagian header mapping permintaan juga ada baris kosong, namun tidak terlihat karena pengguna yang meminta layanan tidak memberikan data apa-apa.
Baca juga link terkait : Pengertian, Jenis jenis dan batas batas Webserver

Comments

Popular posts from this blog

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah

Kerusakan Tanah, (Erosi, Metode Pengawetan Tanah, Metode Mekanik, Metode Vegetatif, Metode Kimia)

Kerusakan Tanah dan Dampaknya terhadap Kehidupan Kerusakan Tanah Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut. Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.  Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses peru bahan kimiawi.  Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. Akibat yang di timbul kan oleh proses mekanis air hujan, yaitu sebagai berikut. Erosi air hujan, dapat mengakibatkan pergerakan tanah, seperti tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan pada akhirnya jatuh ke sungai.  Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.  Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).  Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.  Tanah longsor, adalah kondisi turun atau ambruknya tana...

Organ-Organ pernapasan Manusia, (Hidung, Faring, Laring, Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus, Paru Paru)

Organ-Organ pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan utama berupa paru-paru. Anda dapat memahami organ-organ pernapasan pada manusia dengan mempelajari materi berikut. a. Hidung Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung. Rongga hidung memiliki rambut, banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa. Di dalam rongga hidung, udara disaring oleh rambutrambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun menyelidiki adanya bau. Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat suatu katup yang disebut anak tekak. Saat menelan makanan anak tekak ini akan terangkat ke atas menutup rongga hidung sehingga makanan tidak dapat mas...