Skip to main content

7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Menyampaikan Informasi Secara Langsung

Persiapan Sebelum Menyampaikan 

Informasi Secara Langsung


Dalam menyampaikan informasi kepada orang lain secara langsung kadang kita lakukan secara tidak efektif. Ketidakefektifan itu bisa berkenaan dengan cara penyampaian, urutan penyajian, atau pemakaian bahasanya. Ketidaksiapan sering merupakan penyebab utama kegagalan kita dalam menyampaikan informasi itu. 

Menyampaikan informasi secara langsung berarti menyampaikan informasi secara lisan dan kadang dilakukan secara tiba-tiba tanpa mendapat kesempatan untuk membuat persiapan-persiapan sebelumnya. Penyampaian informasi dengan cara itu kadang tidak sistematis, melompat-lompat, kurang lengkap, dan dengan bahasa yang kurang baik. Namun, apabila kamu sering berlatih dan terbiasa melakukannya, kekurangan-kekurangan itu dapat dieliminir dan akhirnya kamu memiliki kompetensi yang baik atau memadai.
Persiapan Penyampaian Secara Langsung

Sebelum menyampaikan informasi secara langsung sebaiknya kita membuat persiapan, baik dilakukan dalam waktu yang cukup panjang maupun terbatas. Apabila waktu yang tersedia cukup panjang, berarti kamu dapat melakukan persiapan dengan leluasa. Sebaliknya, apabila waktu yang tersedia hanya terbatas, berarti kamu harus melakukannya dengan cepat. Persiapan itu di antaranya berkenaan dengan hal-hal berikut.
  1. Pahami dengan sebaik-baiknya informasi yang akan disampaikan. 
  2. Identifikasi informasi itu atas bagian-bagian yang penting dan kurang penting. 
  3. Bagian-bagian informasi yang penting itu kemudian klasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan sifat atau karakteristiknya. 
  4. Rangkum masing-masing kelompok informasi itu menjadi pernyataan-pernyataan singkat yang berupa paragraf-paragraf dengan bahasa yang efektif. 
  5. Pahami sekali lagi makna yang terkandung pada masing-masing paragraf yang sudah telah disusun itu. 
  6. Sampaikan informasi itu secara langsung atau dengan bahasa lisan kepada teman-temanmu dengan sikap dan bahasa yang santun. 
  7. Lakukan latihan seperti itu berkali-kali agar kamu memiliki kompetensi yang memadai, baik dalam hal persiapan maupun pelaksanaannya.

Selanjutnya, agar kamu dapat menyampaikan saran perbaikan atas penyampaian informasi secara langsung yang dilakukan orang lain, kamu harus memahami komponen-komponen apa saja yang dapat dan harus diperbaiki. Komponen-komponen itu bisa berkaitan dengan materi informasi yang disampaikannya dan bisa berkenaan dengan cara penyampaiannya, seperti apa yang sudah diuraikan di atas. 

Agar dalam menyampaikan saran dapat diterima dan tidak menyakiti perasaan orang lain, perhatikan hal-hal sebagai berikut. menyakiti perasaan orang lain, perhatikan hal-hal sebagai berikut.
  1. Sebelum menyampaikan saran, pahami terlebih dahulu informasi yang kamu terima dengan sebaik-baiknya. 
  2. Identifikasi kekurangan dan atau kelemahan yang kamu temukan, baik mengenai kebenaran materi informasinya, urutan penyajiannya, cara penyampaiannya, maupun bahasa yang digunakannya. 
  3. Tentukan dan rumuskan saran yang akan kamu sampaikan. 
  4. Sebelum saran itu kamu sampaikan, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, terutama dalam hal sistematika penyampaian, kesantunan sikap, dan kesantunan bahasa. 
  5. Sampaikan saran itu dengan sistematis, singkat, jelas, dan santun.

Comments

Popular posts from this blog

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah

Kerusakan Tanah, (Erosi, Metode Pengawetan Tanah, Metode Mekanik, Metode Vegetatif, Metode Kimia)

Kerusakan Tanah dan Dampaknya terhadap Kehidupan Kerusakan Tanah Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut. Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.  Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses peru bahan kimiawi.  Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. Akibat yang di timbul kan oleh proses mekanis air hujan, yaitu sebagai berikut. Erosi air hujan, dapat mengakibatkan pergerakan tanah, seperti tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan pada akhirnya jatuh ke sungai.  Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.  Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).  Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.  Tanah longsor, adalah kondisi turun atau ambruknya tana...

Organ-Organ pernapasan Manusia, (Hidung, Faring, Laring, Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus, Paru Paru)

Organ-Organ pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan utama berupa paru-paru. Anda dapat memahami organ-organ pernapasan pada manusia dengan mempelajari materi berikut. a. Hidung Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung. Rongga hidung memiliki rambut, banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa. Di dalam rongga hidung, udara disaring oleh rambutrambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun menyelidiki adanya bau. Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat suatu katup yang disebut anak tekak. Saat menelan makanan anak tekak ini akan terangkat ke atas menutup rongga hidung sehingga makanan tidak dapat mas...