Skip to main content

7 Cara untuk Memutihkan Gigi Secara Alami

7 Cara untuk Memutihkan Gigi secara alami


Mempunyai gigi yang putih merupakan dambaan banyak orang, segala cara ditempuh untuk dapat memiliki gigi yang putih. Karena dengan gigi yang putih kita semakin percaya diri dengan penampilan kita. Sebagai seorang guru akan percaya diri apabila berbicara dengan anak didik, dan seseorang yang sering melakukan pekerjaan negoesasi akan sangat malu jika giginya berwana warni saat berjumpa dengan klainnya sehingga penampilan tidak menarik dan kurang percaya diri, hal ini harus dihindari. 

Pernahkah Anda membaca tentang cara untuk memutihkan gigi menggunakan campuran buah stroberi dan baking soda, berkumur minyak kelapa ataupun perasan buah lemon? Pernah Anda praktikkan? Bagaimana hasilnya? Tidak efektif, bukan?

Sebuah penelitian di Kedokteran Gigi Universitas Iowa, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa cara memutihkan gigi yang banyak masyarakat temukan di internet tidak melulu efektif. Bahkan, Prof. Kwon dari Universitas Iowa, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa cara-cara di atas dapat melunakkan lapisan enamel gigi Anda, lho!
Cara Memutihkan Gigi secara Alami
Gigi Putih Alami

Lantas, seperti apa cara memutihkan gigi yang benar-benar efektif dan dapat dibuktikan kebenarannya? Berikut ini ada tujuh cara untuk memutihkan gigi secara alami. Silahkan anda mencobanya.

1. Sikat Gigi Teratur

Sikat gigi secara teratur dapat membuat gigi Anda tetap bersih secara pasti. Sikatlah gigi Anda menggunakan sikat gigi berbulu lembut, minimal 2 kali sehari. Sikatlah gigi di pagi hari –setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Gunakan metode bass, yaitu menempatkan kepala sikat gigi 45? ke arah akar gigi (di antara pertemuan gigi dan gusi).

2. Flossing yang benar

Gunakan dental floss atau benang gigi berkualitas baik. Caranya, kaitkan benang gigi pada jari telunjuk kanan dan kiri. Kemudian masukkan ke sela-sela gigi, dan gerakkan membentuk huruf C menyisir sisi gigi depannya, diikuti dengan gigi sisi satunya. Dengan demikian, sisa makanan tidak akan terbentuk menjadi plak gigi.

3. Gunakan Pasta Gigi ini

Gunakan pasta gigi pemutih yang mengandung carbamide peroxide atau hydrogen peroxide. Pasta gigi yang demikian terbukti dapat memutihkan dan membersihkan permukaan gigi dari noda makanan ataupun minuman.

4. Gunakan Campuran Baking soda dan/atau sodium bicarbonate

Baking soda memiliki butiran halus yang dapat membantu membersihkan noda pada permukaan gigi. Namun demikian, penelitian menunjukkan bahwa meyikat gigi dengan pasta gigi mengandung sodium bicarbonate memberikan hasil yang lebih baik.

5. Pergi ke Dokter Gigi

Bersihkan karang gigi dan noda gigi di dokter gigi. Tindakan yang disebut scaling ini wajib dilakukan minimal 6 bulan sekali, sebanyak 2 kali dalam setahun. Jika Anda melakukannya, karang gigi dan noda pada gigi –termasuk sela-sela gigi– akan hilang seketika.

6. Kurangi Asupan ini

Kopi, buah beri, red wine, dan minuman bersoda lainnya sebaiknya dikurangi. Atau jika tidak bisa, bilaslah gigi Anda dengan air putih, diikuti dengan menyikat gigi 30 menit setelahnya.

7. Hentikan Kebiasaan ini

Hentikan kebiasaan merokok. Asap rokok akan membuat warna gigi Anda menjadi gelap. Di samping itu juga meninggalkan noda, yang sebagian besar terdapat pada permukaan gigi bagian dalam.

Agar tidak membuang waktu, biaya, dan usaha yang percuma, lakukanlah cara memutihkan gigi di atas secara disiplin. Dengan demikian, gigi Anda akan terlihat bersih, sehat dan berkilau indah bak barisan mutiara. link sumber : https://www.klikdokter.com/healthnewstopics/health-topics/7-cara-memutihkan-gigi-secara-alami.

Comments

Popular posts from this blog

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah

Kerusakan Tanah, (Erosi, Metode Pengawetan Tanah, Metode Mekanik, Metode Vegetatif, Metode Kimia)

Kerusakan Tanah dan Dampaknya terhadap Kehidupan Kerusakan Tanah Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut. Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.  Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses peru bahan kimiawi.  Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. Akibat yang di timbul kan oleh proses mekanis air hujan, yaitu sebagai berikut. Erosi air hujan, dapat mengakibatkan pergerakan tanah, seperti tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan pada akhirnya jatuh ke sungai.  Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.  Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).  Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.  Tanah longsor, adalah kondisi turun atau ambruknya tana...

Organ-Organ pernapasan Manusia, (Hidung, Faring, Laring, Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus, Paru Paru)

Organ-Organ pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan utama berupa paru-paru. Anda dapat memahami organ-organ pernapasan pada manusia dengan mempelajari materi berikut. a. Hidung Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung. Rongga hidung memiliki rambut, banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa. Di dalam rongga hidung, udara disaring oleh rambutrambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun menyelidiki adanya bau. Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat suatu katup yang disebut anak tekak. Saat menelan makanan anak tekak ini akan terangkat ke atas menutup rongga hidung sehingga makanan tidak dapat mas...