Skip to main content

4 Aspek dalam Struktur Fisik Puisi

4 Aspek dalam Struktur Fisik Puisi, unsur fisik puisi, unsur unsur puisi, struktur fisik puisi, unsur unsur fisik puisi, unsur unsur dalam puisi, jelaskan unsur unsur fisik puisi, struktur fisik, unsur2 puisi

4 Aspek dalam Struktur Fisik Puisi 



1. Pilihan kata

Diksi atau pilihan kata dalam puisi berbeda dengan karangan ilmiah. Kata-kata yang bermakna konotatif lebih tepat untuk digunakan dalam puisi. Kata-kata yang bersifat polisemi (bermakna lebih dari satu), kata-kata umum (abstrak), dan katakata afektif (berkenaan dengan rasa) juga lebih banyak
digunakan dalam puisi. Pilihan kata yang tepat akan menciptakan kekayaan daya imajinasi pada suatu puisi.
Struktur Fisik Puisi

2. Majas

Majas atau kiasan (menyamakan sesuatu dengan yang lain) dan gaya bahasa banyak dimanfaatkan dalam penulisan puisi. Hal itu dapat menghasilkan keindahan dan menimbulkan imajinasi tambahan dalam puisi.

3. Rima

Rima atau pengulangan bunyi merupakan sarana yang dimanfaatkan penyair untuk menciptakan keindahan dan kekuatan atau daya bangkit dalam puisi.

4. Tipografi atau Perwajahan

Perwajahan dalam puisi berbeda dengan perwajahan dalam prosa. Larik-larik puisi yang membentuk bait-bait merupakan tipografi yang bersifat khusus. Larik-larik singkat yang ditata dalam bait-bait yang padat merupakan kekhasan puisi. Jumlah kata dalam setiap larik bersifat terbatas dan jumlah larik dalam setiap bait terbatas pula. Jadi, ciri singkat dan padat merupakan sifat puisi.

Comments

Popular posts from this blog

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah

Kerusakan Tanah, (Erosi, Metode Pengawetan Tanah, Metode Mekanik, Metode Vegetatif, Metode Kimia)

Kerusakan Tanah dan Dampaknya terhadap Kehidupan Kerusakan Tanah Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut. Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.  Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses peru bahan kimiawi.  Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. Akibat yang di timbul kan oleh proses mekanis air hujan, yaitu sebagai berikut. Erosi air hujan, dapat mengakibatkan pergerakan tanah, seperti tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan pada akhirnya jatuh ke sungai.  Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.  Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).  Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.  Tanah longsor, adalah kondisi turun atau ambruknya tana...

Organ-Organ pernapasan Manusia, (Hidung, Faring, Laring, Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus, Paru Paru)

Organ-Organ pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan utama berupa paru-paru. Anda dapat memahami organ-organ pernapasan pada manusia dengan mempelajari materi berikut. a. Hidung Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung. Rongga hidung memiliki rambut, banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa. Di dalam rongga hidung, udara disaring oleh rambutrambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun menyelidiki adanya bau. Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat suatu katup yang disebut anak tekak. Saat menelan makanan anak tekak ini akan terangkat ke atas menutup rongga hidung sehingga makanan tidak dapat mas...