Skip to main content

Istilah istilah dalam database (Abstraksi, attribute, basis data, entitas, key attribute, pemodelan, sistem manajemen basis data, skema basis data)

Istilah istilah dalam database, Abstraksi, attribute, basis data, entitas, key attribute, pemodelan, sistem manajemen basis data, skema basis data.

Istilah Istilah Dalam Database


Abstraksi

Abstraksi data adalah merupakan tingkatan atau level bagaimana melihat data dalam sistem basis data, sejumlah konsep yang digunakan untuk membuat diskripsi struktur basis data, diwujudkan dalam pemodelan data, melalui diskripsi tersebutdapat ditentukan jenis data dan hubungannya deangan data lain

Attribute

Attribute adalah merupakan karakteristik dari entitas atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail entitas atau relationship tersebut. Dalam penerapannya (level fisik) atribut merupakan field atau kolom dari sebuah tabel. Basis Data: adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Entitas

Entitas adalah obyek yang mewakili sesuatu dalam dunia nyata dan dapat dibedakan antara satu dengan lainnya (unique). Entitas dapat berupa:Data Fisik (seperti mobil, rumah, manusia, pegawai), abstrak atau konsep (seperti department, pekerjaan, mata pelajaran) dan Kejadian(pembelian, penjualan, peminjaman)

Key Attribute

Key attribute adalah suatu atribut yang menandakan kunci dari suatu entitas dan bersifat atau mempunyai nilai unik sehingga dapat digunakan untuk membedakan data pada suatu baris atau record dengan baris lain pada suatu entitas

Pemodelan Data

Pemodelan data adalah merupakan sarana untuk melakukan abstraksi data dan sejumlah konsep untuk membuat diskripsi stuktur basis data. Terdapat sejumlah cara dalam merepresentasikan model dalam perancangan basis data. Secara umum dikelompokkan menjadi dua yaitu :Object based logical model dan Record-based logical model

Data base
Data base

Sistem manajemen basis data

Sistem manajemen basis data (SMBD) adalahatau data base mangemen system (DBMS) merupakan sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen-komponen fungsional (komputer) yang saling berhubungan secara bersama-sama, bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaaan tertentu, program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam satu system

Skema basis data

Skema basis data atau abstraksi data merupakan diskripsi dari basis data yang spesifikasinya ditentukan dalam tahap perancangan. Arsitektur tiga skema basis data meliputi tiga level yaitu: Level Internal atau skema internal, Level Konseptual (skema konseptual) dan Level eksternal (skema eksternal atau view),

Struktur

Struktur atau arsitektur basis data kumpulan dari komponen-komponen basis data dan hubungan antar komponen tersebut, merupakan serangkaian pengetahuan tentang File, table, field, record indeks, abstraksi dan pemodelan data serta serangkaian konsep yang digunakan untuk membuat diskripsi struktur basis data.

Silahkan baca juga Protocol Pengalamatan IPV.4

Comments

Popular posts from this blog

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian

5 Komponen Penting dalam Proposal Penelitian, tahapan metode ilmiah, metodologi penelitian, metode ilmiah

Kerusakan Tanah, (Erosi, Metode Pengawetan Tanah, Metode Mekanik, Metode Vegetatif, Metode Kimia)

Kerusakan Tanah dan Dampaknya terhadap Kehidupan Kerusakan Tanah Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut. Perusakan hutan, dapat mengurangi daya serap tanah dan kemampuan tanah dalam menampung dan menahan air sehingga mudah tererosi.  Proses kimiawi air hujan, dapat merusak tanah melalui proses peru bahan kimiawi.  Proses mekanis air hujan, dapat mengikis dan menggores tanah di permukaannya sehingga terbentuk selokan. Akibat yang di timbul kan oleh proses mekanis air hujan, yaitu sebagai berikut. Erosi air hujan, dapat mengakibatkan pergerakan tanah, seperti tanah labil yang ada di pinggir-pinggir sungai apabila tertimpa hujan lebat akan lepas dan pada akhirnya jatuh ke sungai.  Kehilangan unsur hara dan bahan organik dari daerah perakaran.  Terkumpulnya garam di daerah perakaran (salinisasi).  Penjenuhan tanah oleh air (waterlogging) dan erosi.  Tanah longsor, adalah kondisi turun atau ambruknya tana...

Organ-Organ pernapasan Manusia, (Hidung, Faring, Laring, Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus, Paru Paru)

Organ-Organ pernapasan Manusia Sistem pernapasan pada manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan utama berupa paru-paru. Anda dapat memahami organ-organ pernapasan pada manusia dengan mempelajari materi berikut. a. Hidung Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung. Rongga hidung memiliki rambut, banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa. Di dalam rongga hidung, udara disaring oleh rambutrambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun menyelidiki adanya bau. Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat suatu katup yang disebut anak tekak. Saat menelan makanan anak tekak ini akan terangkat ke atas menutup rongga hidung sehingga makanan tidak dapat mas...